Terimakasih dua ribu dua puluh


Lembar tahun kembali berganti
Begitu pula kalender yg harus dibeli lagi
Walau begitu semuanya sama, tak ada yg berbeda
Masih berkutat dengan permasalahan yg itu itu saja

Tak lupa aku berterimakasih kepada tahun 2020
Bukan kepada tahunnya sih sebenarnya
Namun kepada Tuhan yang mahakuasa
Yang senantiasa memberikan nikmat kepada makhluknya

2020, mengajarkan banyak arti tentang bersabar
Di tengah pandemi, ada beberapa rencana yang harus diganti
Atau tidak bisa diwujudkan saat ini
Semester akhir asrama yg daring, 
Tidak jadi ikut kompetisi mapping,
Dan berbagai macam plan lain yang sudah disusun dalam mimpi

Tak apa, banyak yg aku dapatkan pula
Pengalaman KKN daring yang tak sekedar monitoring
Ikut pelatihan content writer di tengah menulis tugas akhir
Dan tentunya pengmatan dan progress penulisan tugas akhir

Dibilang senang, tentu saja aku senang
Siapa yang tidak mau segera lulus dan melanjutkan jenjang kehidupan
Namun aku tidak mau membuat temanku kepikiran
"Dia kok duluan, lantas aku kapan"
Semangat teman-teman, semoga kalian diberi kelancaran
Dan mengerti bahwa kehidupan bukan masalah cepat-cepatan

Memaknai kehidupan, ada yg datang dan ada pula yg pergi
Ingin rasanya kuhujat corona ini
Namun bukannya ini juga skenario Tuhan agar umatnya saling menguatkan?
Tentu saja iya, aku harap juga demikian, tidak ada lagi perpecahan

Tak terhitung berapa nyawa yg berpulang
Karena corona dan memang sudah takdirnya
Bibiku, teman ibuku, dan yang lainnya semoga amal ibadah kalian diterima
Tenaga medis semoga kalian senantiasa diberi sehat dan stamina luar biasa

Rasa kehilangan yg lain
Aku ceritakan lain waktu
Terimakasih semua pelajaran darimu duaribu duapuluh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hanya Dirimu

Puisi Bahasa DotA #3