Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

W u j u d r a s a c i n t a

Gambar
Ibu... Engkaulah insan yang mulia Yang berikan sejuta cinta Yang tangguh hadapi sejuta derita Dirimu slalu berikan banyak afeksi Sembari mengajarkan ribuan esensi Senyummu indah hilangkan gundah Dan kembalikan smua tawa bahagia Ibu, maafkan anakmu ini Yang hanya bisa meminta itu dan ini Yang belum bisa membalas sejuta kasih Yang sering sekali menangis sedih Ibu, semoga Allah membalas semua jasamu Memberikanmu cinta atas semua kerja kerasmu Semua kasih sayang yang tlah kau curahkan Semoga Allah membalas dengan kebahagiaan Ibu... Doakan aku agar menjadi anak yang berbakti Yang mampu membuatmu bahagia nanti Yang bisa mengukir senyum indah dalam hati Terima kasih atas semua sayangmu, Ibu Allah pasti akan membalas kasihmu itu Surga kan terbuka untukmu karna semua pengorbananmu Dunia akan memuliakanmu karna lembut kasihmu

Sinar Itu (Dirimu)

Gambar
Sinar indah itu perlahan sirna Mentari merebah di angkasa Senja menyelemuti cakrawala Aku berdiam diri tanpa suara Ku berdiri menatap pelangi Bersama rembulan menepis sepi Rasa sendiri yang tak bisa kumungkiri Hanya aku dan bayanganku di sini Yang kunanti hanyalah pagi Agar aku bisa menepis smua sepi Dan ketika mentari menyingsing Kulihat seorang yang tak asing Sosok itu mungkin dirimu.. Seorang yang kunanti selama ini Yang kusebut dalam panjatan doa malam dan pagi Yang tersenyum manja dalam bayangan mimpi Sosok itu mungkin dirimu... Yang mampu tepis semua sepi Yang kutunggu hadirnya bersama mentari Yang lukiskan keceriaan dalam hati Rasaku tak dapat kuutarakan padamu Semoga rinduku slalu sampai ke hatimu Biarkan hari-hari ini dihiasi rasa rindu Karena hanya itu yang dapat luluhkan sendu Dan ketika malam datang kembali Bayangan dirimu pun perlahan pergi Dan rindu itu datang seperti pedang yang menghujam Sepi pun kembali datang diiringi kata selamat malam.... ...

Pertemanan Sepanjang Zaman

Gambar
Teman.... Hadirmu berikan sejuta keindahan Smua tingkahmu buat beda hariku Canda tawamu singkirkan awan kelabu Sudah lama kita berjalan bersama Suka duka tlah kita lalui berdua Rintangan kita lalui dengan keceriaan Hambatan jita lalui dengan penuh senang Terkadang ada perbedaan yang datang Namun persahabatan kita tak meregang Tak jarang pula muncul pertengkaran Yang justru kuatkan persahabatan Walau aku bisa buat jutaan kata indah Namun tak ada kata yang bisa gambarkan kita Persahabatan yang lukiskan jutaan kenangan Yang takkan hilang ditelan zaman Terima kasih untuk semua ini Kau tlah warnai hidup yang fana ini Hadirmu berikan sejuta arti hidup ini Smoga kita slalu bersama sampai akhirnya Sampai kita mencapai puncak tertinggi Sampai kita menyelam di palung terdalam

Di Penghujung Bulan Kemuliaan

Gambar
Bulan Ramadhan, Bulan yang penuh keberkahan Saat yang tepat tuk meminta rahmat Dan pengampunan atas smua kesalahan Bulan yang dipenuhi kebaikan dan kemuliaan Tak terasa hanya beberapa hari tersisa Sudah dua puluh hari yang dilalui Banyak malam yang tlah dilewatkan Mungkin juga banyak amalan yang kita tinggalkan Sudahkah kita berbaik kepada sesama ? Sudahkah kita tahu apa esensi puasa ? Atau kita hanya mengikuti semua euforia dunia ? Berpuasa hanya sekedar menahan lapar dan dahaga Menjalin keakraban dengan kawan.. Menunggu waktu berbuka sambil kumpul bersama.. Belanja untuk persiapan hari raya.. Itu bukanlah hal yang salah Namun melakukan itu semua dan meninggalkan ibadah... Akan kurangkan keberkahan bulan Ramadhan... Apakah sudah menjadi tradisi di seluruh negeri ? Smakin menuju penghujung bulan Ramadhan,, Smakin sedikit jamaah di rumah ibadah,, Smakin banyak orang di pusat perbelanjaan... Sudahkah kita mengevaluasi diri sendiri ?? Kita tlah berada di ujung bula...

Ikatan Persahabatan

Gambar
Teman.... Hadirmu berikan sejuta keindahan Smua tingkahmu buat beda hariku Canda tawamu singkirkan awan kelabu Sudah lama kita berjalan bersama Suka duka tlah kita lalui berdua Rintangan kita lalui dengan keceriaan Hambatan jita lalui dengan penuh senang Terkadang ada perbedaan yang datang Namun persahabatan kita tak meregang Tak jarang pula muncul pertengkaran Yang justru kuatkan persahabatan Walau aku bisa buat jutaan kata indah Namun tak ada kata yang bisa gambarkan kita Persahabatan yang lukiskan jutaan kenangan Yang takkan hilang ditelan zaman Terima kasih untuk semua ini Kau tlah warnai hidup yang fana ini Hadirmu berikan sejuta arti hidup ini Smoga kita slalu bersama sampai akhirnya Sampai kita mencapai puncak tertinggi Sampai kita menyelam di palung terdalam

Turbulensi dalam Hati

Gambar
Cinta.... Perasaan yang takkan bisa terlukiskan Terpedam dalam hati stiap insan Tiba-tiba datang tanpa diundang Kehadirannya slalu bawa rasa ceria Membuat stiap harinya lebih bewarna Larut dalam harapan akan masa depan Memimpikan kesetiaan dan kebahagian Kini timbul tanya dalam dada Ada apa dengan cinta ??? Rasanya kini telah berubah Senyum indah tak lagi ada Ada apa dengan cinta ??? Dahulu semua mengalir dengan indah Kini banyak pasir halanginya tuk mengalir Rasa yang dulu manis kini terasa getir Banyak orang yang memberi pujian Kepada cinta yang penuh keelokan Tinggal aku... tak berdaya melawan waktu Sendiri di sini... dikepung rasa sepi Ada apa dengan cinta ??? Bukankah ia lebih indah dari platina ??? Bukankah ia lebih manis dari kismis ??? Bukankah ??? Ketika ku bertanya pada langit khatulistiwa, Dia hanya diam seribu bahasa Lalu ku berseru pada pasir dan batu, Mereka diam dan terus membisu Biarlah masa yang berikan jawabnya Tentang semua tanya dalam da...

Dua Lebah, Satu Bunga

Setelah ku berjalan jauh Akhirnya ku temukan dirimu Sosok berjilbab, yang buat hati terjerembab Wanita penuh misteri yang menarik hati Dia wanita yang indah nan jelita Yang membuat hati terpikat Senyum manisnya, lentik matanya Yang buatku terkena panah cinta Aku tak ingkari smua rasa ini Aku tlah jatuh hati pada wanita ini Tak berkurang semua rasa sayang Walau seribu kali wajahnya ku pandang Walau begitu... Ku rasa dia takkan jadi milikku Jarakku dengannya begitu jauh Bagai jarak maluku dengan benua biru Namun ternyata banyak sekat.... Teman dekat ternyata juga terpikat Lelaki gagah yang tlah lama cintainya Lelaki itu rupawan lagi menawan Bak pollux dan castor yang slalu bersama Bersama sepanjang waktu Namun tak pernah bersatu Apakah hanya akan jadi teman ??? Hanya jadi teman... Ya.. sekedar teman... Ingin ku ungkapkan rasa... Tapi kurasa, aku tak bisa... Aku takkan menjadi penghalang... Walau harus ku hilangkan rasa sayang... Kenapa ini harus seperti ini ?...

Bunga Mawar yang Mekar

Hembusan angin yang menyejukkan Mentari pagi yang cerah berseri Burung bernyanyi merdu sekali Di hari ketika kau hiasi isi hati Di hari yang indah itu Kau datang dalam kehidupan Bunga-bunga di hatiku bermekaran Awan hitam juga terbang melayang Saat bersamamu, pikiranku hanya tertuju padamu Elok rupamu mengalihkan semua perhatianku Lembut suaramu menenangkan hati dan jiwaku Uluran tanganmu mengurangi semua bebanku Setiap jalan yang kulalui bersamamu Setiap masalah yang kuselesaikan bersamamu Setiap doa yang kupanjatkan untukmu Setiap mimpi yang kurajut indah bersamamu Semua alasan itu... Semua mimpi itu... Itulah yang membuatku slalu ingin berada bersamamu Menjadi tempat bersandar saat kau gusar Menjadi penenang atas semua kesusahan Walau banyak aral melintang Walau hujan kan menghadang jalan Aku takkan pernah mengangkat tangan Untukmu seorang, aku akan terus berjalan Ketika hujan badai telah usai Dan pelangi indah warnai cakrawala Saat itulah kita akan berjal...

Hilang (Sudah)

Awan yang terlukis indah di cakrawala Akan hilang disapu sang angin Pasir yang bertaburan di pantai Akan hilang disapu gelombang Namun.... Apakah semua kenangan.... Apakah semua cerita indah... Apakah semua lukisan hidup... Semua yang ku lalui bersamamu Apakah semua itu akan hilang... Hilang tersapu waktu yang berjalan.... Ingatkah dirimu... semua hal itu... Air hujan yang bernyanyi di halaman... Sinar mentari yang memberi kehangatan.. Kicauan burung yang sedang kasmaran... Ingatkah dirimu... semua hal itu... Kenangan bersamamu, meracuni hidupku.. Harapan yang kau berikan membuatku smakin rapuh Dirimu pergi dan hancurkan semua harapan... Harapanku untuk bersamamu.... Kau pergi seperti awan yang disapu angin... Kau pergi seperti pasir yang disapu gelombang... Hilang... Hilang... Hanya tersisa kenangan yang menyakitkan... Bak ratusan pedang yang melumpuhkan ingatan

Daun yang Gugur di Musim Semi

Rasaku yang telah lama membeku Kini tlah berubah menjadi lautan cinta Itu smua karna dirimu hadir dalam dunia Dirimu yang mampu hancurkan keras hatiku Setiap detik Setiap menit Setiap jam Setiap waktu yang kulalui bersamamu Memberikan goresan indah di dalam jiwa Meninggakan pelangi indah di langit khatulistiwa Setiap momen yang tak terlupakan Setiap kenangan tentang keindahan Setiap langkah yang kita lalui bersama Semua itu membuatku mrasa bahagia Membuat cinta bersemi dalam lubuk hati Indah senyummu Lentik matamu Merdu suaramu Itu smua akan slalu kukenang Terekam indah di dalam ingatan Namun sayang beribu sayang Aku tak lagi berdaya menahan dirimu melangkah Mulutku tak lagi mampu tuk memuji dirimu Mataku tak lagi bisa menahan derasnya air mata Kau kini memilih tuk bersamanya Kau kini melangkah pergi dengan dirinya Aku hanya arang yang berangan menjadi berlian Aku takkan pernah jadi berlian yang kau kenakan saat hari pernikahan Semoga kau terus menulis kisah...