(Tak) Sadarkah Kamu


Setelah sekian lama
Ku rasakan kembali hadirnya cinta
Setelah banyak waktu berlalu
Ingin kubuka lembaran baru bersamamu

Mungkin semua kata-kataku
Hanya candaan bagimu
Juga semua ungkapan rasaku
Kau anggap angin lalu

Rasa ini ku ingin buang jauh jauh
Sungguh...
Tapi kali ini ada yang berbeda
Bukan sekadar ingin dekat denganmu
Lebih dari itu..
Ku ingin hidup menua bersamamu

Jujur aku tidak ingin mengungkapnya
Untuk saat ini... setidaknya...
Mencintaimu bukan sekedar ingin memilikimu
Namun juga tentang menghidupimu

Tidak masalah bagiku
Bila ku harus terluka oleh cinta
Dan perih karena menahan rasa
Sungguh... tak apa

Ku tahu bukan saatnya mengungkapkan rasaku
Ku tak ingin kita terjerembab dalam dosa
Namun aku juga takut kehilangan dirimu
Entah ini nafsu atau cinta... tapi kamu memang berbeda

Cinta yang selama ini membuatku lemah
Mencintaimu mengubahku menjadi lebih dewasa
Menahan dan memahami lebih jauh tentang perasaan
Memperjuangkan yang memang harus diperjuangkan

Tahukah kamu..
Sakitnya saat kau lebih menyukaiku dengan yang lain
Sadarkah kamu...
Perihnya ketika kau menyebut namanya sebagai masa depan

Kowe ra tau ngerasake
Kabeh wes tak perjuangke
Namun kenyataan, engkau sia-siakan
Dan setelahnya hanya kau anggap teman
Entah kenapa aku begitu suka lagu ini
Mungkin cocok dengan suasana hati

Dari lubuk hatiku...
Kuingin dirimu tahu perasaanku
Juga dirimu memiliki rasa yang sama
Dan menjaganya bersama hingga tiba saatnya
Mungkin hanya dalam mimpi
Kudapat memiliki dirimu sepenuh hati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hanya Dirimu

Puisi Bahasa DotA #3

Terimakasih dua ribu dua puluh