Kisah tentangnya

Terlambat rasanya tuk bicara
Bicara tentang makna kehadirannya
Dia adalah pelita dalam gulita
Dia adalah tokoh utama dalam stiap cerita

Namun semua tlah hilang percuma
Sinar dirinya smakin pudar
Hangat peluknya tak lagi terasa
Hilang disapu derasnya hujan

Kini ku harus berjalan sendirian
Kini ku harus bernafas tanpa dirinya
Walau terasa berat sekali
Walau terasa sakit sekali

Kan ku coba lupakan kepergiannya
Biarlah angin kan hapus jejaknya
Biarkan waktu kan hapus memori tentangnya
Walau butuh waktu sampai akhir hidupku

Terasa susah tuk lupakan dirinya
Slalu ada knangan indah tentangnya
Slalu ada mimpi indah bersamanya
Dan slalu ada doa baik untuknya

Terima kasihku tuk dirinya yang dulu
Yang pernah terangi stiap gelap malamku
Yang pernah cerahkan stiap pagi indahku
Yang pernah bangkitkan ku stiap ku terjatuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hanya Dirimu

Puisi Bahasa DotA #3

Terimakasih dua ribu dua puluh